Banyak yang menyukai aktivitas travelling. Menemukan hal baru, mempelajari kebudayaan baru, menikmati sajian alam yang tak bisa didapatkan di tempat asal para pelancong, merupakan sensasi yang kerap dicari. Biasanya, hal ini dilakukan untuk melepas atau mengubur penat. Travelling bisa dilakukan di berbagai tempat, entah itu ke pedesaan, perkotaan, rimba, pantai dan laut. Tak jarang, merekam aktivitas melancong bisa menjadi kepuasan tersendiri. Tentunya, banyak hal yang dapat dilakukan untuk merekam aktivitas yang dialami saat bepergian.

 

Di zaman yang tidak bisa lepas dari teknologi, para traveller kerap tak bisa lepas dari gadget. Menurut Wikipedia.com, “Gadget adalah sebuah istilah yang berasal dari bahasa Inggris, yang artinya perangkat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus. Dalam bahasa Indonesia, gadget disebut sebagai “acang”. Salah satu hal yang membedakan gadget dengan perangkat elektronik lainnya adalah unsur “kebaruan”. Artinya, dari hari ke hari gadget selalu muncul dengan menyajikan teknologi terbaru yang membuat hidup manusia menjadi lebih praktis. ” Hampir semua gadget saat ini memiliki fitur wajib yaitu kamera. Semakin hari semakin canggih dan besar pixel yang ditawarkan oleh produsen gadget. Gadget yang saat ini sering digunakan pun beraneka ragam jenisnya, seperti tablet, smartphone, dan iPod .

 

Gadget saat ini memiliki berbagai fitur, seperti pemutar musik, kamera, kalender, reminder dan lain sebagai. Dengan kecanggihan, kepraktisan, dan kemudahan yang dimiliki gadget inilah yang membuat sebagian banyak masyarakat tak bisa lepas darinya. Tak bisa dipungkiri, bagi beberapa traveller, gadget bisa menjadi separuh ‘jiwa’. Hidup terasa tidak lengkap jika bepergian tidak membawa benda satu ini. Banyak hal yang bisa dilakukan menggunakan benda satu ini, seperti berfoto dan menikmati playlist musik. Meski tidak ada sinyal yang tersedia saat kita bepergian, kita tetap bisa memanfaatkan gadget untuk membunuh kebosanan.

 

Gadget yang digunakan tentu berpengaruh terhadap gaya hidup kita. Saat ini gaya hidup sering dikaitkan dengan posting-an kita di sosial media. Ya, seakan wajib bagi kita memotret lalu mengunggah objek yang indah di Instagram, Twitter, Facebook atau Path. Hal menarik lain yang dapat kita lakukan menggunakann gadget adalah kita bisa menjadi gadget sebagai kamus. Merupakan hal yang menantang bukan jika kita bepergian ke tempat yang memiliki perbedaan bahasa? Jangan jadikan kendala bahasa sebagai benteng kita untuk terus melalangbuana. Dengan fitur Google Translate atau kamus elektronik lainnya, kendala bahasa pun dapat teratasi. Kemudian saat kita ingin bepergian namun kita tidak ingin terjebak macet dan tersesat, kita bisa menggunakan fitur penunjuk arah seperti Waze atau Google Map. Dengan segala kemudahan inilah  yang membuat kita susah untuk meninggalkan benda satu ini. Namun jangan lupa untuk selalu menyiapkan baterai cadangan maupun power bank untuk mengoptimalkan kinerja gadget Anda.

 

*Ditulis oleh Nurina K. Atmono, ID Code EJ54CAL

Anggota Tim:

Winda Provita, ID Code EJ87CAL

Rizal Nova M, ID Code EJ78CAL

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s