Cinta Tak Tumbuh Di Sembarang Tempat Cinta Tak Tumbuh Di Sembarang Tempat by Dorothea Rosa Herliany

Setelah sekian lama, akhirnya menemukan lagi buku ini. Daripada memaki pada mereka yang tidak mengembalikan buku setelah meminjam dalam jangka waktu yang sangat lama, bukankah lebih baik membeli yang baru.

Tapi, karena sudah terlalu lama, sepertinya tak salah mengingat kembali cerita-cerita pendek yang dituturkan Rosa. Walau kecil, ini adalah buku pemberontakan. Pemberontakan tubuh. Seperti karya Dorothea yang lain, buku ini juga meneriakkan kebebasan. Dalam kesembilan ceritanya, Dorothea memilih dan merangkai kata dengan cerdas serta menampilkan gaya bertutur lembut, namun kalimat yang dibentuk sangat menohok. Jika kita tidak ingin mengatakan kalimat-kalimatnya menyakitkan.

Saya suka membacanya untuk meringakan waktu-waktu terberat yang harus dilalui setiap hari. Duduk manis di bus, menunggu kondektur menagih ongkos, sembari mendengarkan para pengamen memulai orchestra jalan raya. Saat itulah buku ini dibuka, ditelisik kata demi kata, dan dinikmati sampai kantuk mengalahkan bising klakson dan umpat para pemakai jalan raya.

View all my reviews >>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s